5th anniversarry dengan teman hidupku

Hey.. kamu Happy 5th anniversarry teman hidupku @latistia. 5 tahun yang lalu jam segini aku lagi perjalanan untuk menikahimu, lagi menghapal dengan amat keras “Qobiltu Nikaha..dst” kalo dengan banyaknya artikel yang membahas sulitnya berkeluarga di 5 tahun pertama. Tapi buat aku kapanpun itu, dimanapun itu, kalau aku lewatkan sama kamu gak akan seberat apa yang mereka bahas.
Kamu itu orang yang akan selalu “bawel” “mengingatkan” kalo dirasa ada yang kurang dalam aku bersikap.

Aku rasa gak ada sosok istri yang lebih baik daripada istri yang menjaga suaminya salah bersikap. Karena tuhas istri memang bukan cuma untuk menuruti semua kelakuan suami, karena tidak semua sikap suami benar.

Kamu adalah yang pertama protes ketika aku ada masalah dengan (siapapun) di keluargaku, terlepas aku benar (atau) memang aku salah. 5 tahun memang tidak mudah, tapi aku mau melewatkan sampai seterusnya sama kamu.

Berkeluarga sama kamu terasa mudah, in shaaALLAH kita juga dapet Barokah nya untuk meraih Syurga nya ALLAH as a family. Aamiin ya Rabbal ‘alamin

Mario Teguh, “brand” Golden Ways, Kalimat bijak, dan Realita tentang “oli bekas”

IMAG0570.jpg

Selayaknya istilah Golden ways, yang seharusnya mampu menyuntikan kalimat motivasi yang akan menghidupkan gairah hidup kita, Mario Teguh dalam 10 tahun terakhir memang menjelma menjadi sosok inspiratif, kalimat-kalimat bijak selalu hadir lewat media manapun, yang bahkan tidak sempat kita sadari bahwa ternyata kalimat yang membangkitkan semangat kita berasal dari sosok Mario Teguh. Sisi hidup yang “perfect” dan seolah sangat mudah dijalani oleh seorang Mario Teguh, sampai sampai muncul beberapa ungkapan yang nyeleneh “hidup tidak semudah bacotnya Mario Teguh” terdengar nyeleneh dan kasar memang, tapi untuk orang yang sudah tersuntik semangatnya MT tentu hal tersebut menjadi olokan balik, “hanya orang malas dan tidak optimis yang berpendapat demikian”

Di tahun 2016 ini muncul berita menghebohkan, muncul sosok yang katanya adalah anak yang tidak diakui MT. Awal mendengar berita tersebut saya sempat tidak percaya, masa sih MT yang begitu perfect itu seperti itu, berita itupun lewat begitu saja dan tidak saya hiraukan lagi.

Sampai akhirnya beberapa hari yang lalu saya tonton langsung siAnak yang tidak diakui oleh MT ini, namanya Ario Kiswinar Teguh. Pertama lihat dia memang sekilas mirip MT, dan cara mas Kis ini berbicara di TV seolah sudah luwes oleh banyaknya kamera di studio, tidak canggung dan rilex, miriplah sama Bapaknya.

Analisa saya setelah nonton di TV tentang mas Kis ini adalah, dia muncul hanya karena ingin membuktikan kebenaran, bukan untuk sebuah pengakuan dari MT perihal ayah dan anak kandung. Terbukti dari kalimat “sebenarnya masalah saya tidak diakui ini masalah lama, udah basi” dan mas Kis ini melakukan ini semata hanyaa untuk menjawab pertanyaan publik tentang sosoknya, karena dipihak MT sebelumnya sudah kebakaran jenggot duluan dengan posting tentang 2 anak MT yang amat dia banggakan itu.

Beberapa hari setelahnya, agaknya MT mulai panik dengan kemunculan mas Kis dan langsung memberikan bantahan di instagram dan dilanjutkan di KompasTV.

Yang agak membuat saya kecewa dengan sikap MT adalah karena sikap emosional yang ditunjukan di TV. Terlepas dari itu coba bandingkan sedikit dengan ketika mas Kis yang terlihat lebih santai ketika bicara dan tanpa emosi sama sekali.

MT muncul dengan sanggahan dan cerita yang “Wow” dahsyatnya, cerita tentang perselingkuhan dan seorang anak yang terlahir bukan dari benihnya. Untuk manusia sekelas MT yang selalu menggambarkan kesempurnaan hidup dan cintanya, Mario menurut saya agak aneh, dia menganggap muncul nya mas Kis ini sangat berlebihan, karena sudah Bapak-bapak, sudah dewasa, dan malah mengasihani diri karena di telantarkan. The point is walaupun saaat ini mas Kis sudah dewasa even bapak bapak, ketika dulu MT meninggalkannya mas Kis ini adalah sosok anak yang butuh kasih sayang dari ayahnya, bahkan MT dengan gamblangnya bercerita tentang perselingkuhan mantan istrinya, yang menurut saya belum bisa dibuktikan dengan tepat dan benar bahwa betul mas Kis adalah bukan anak kandungnya, toh MT juga belum tes DNA. Ketika pembawa acara kompasTV menanyakan perihal “ada dua kemungkinan jika dilakukan tes DNA, yakni 1 terbukti mas Kis bukan anak kandungnya, dan 2 terbukti bahwa mas Kis adalah anaknya dan benar adanya selama ini MT menelantarkan anak kandungnya, MT bahkan tidak menjawab pertanyaan tersebut dan malah semakin meyakinkan bahwa mas Kis bukan anak kandungnya, sangat yakin malah, bukankah sikap tersebut adalah sikap Takabur? kembali lagi hanya Allah SWT dan MT sendiri yang tahu.

Terakhir saya dengar dari istri saya tentang acara Golden ways yang terbaru dengan mengankat Tema tentang Saudara dan hubungan darah. memang dihari sebelumnya ada wawancara dari saudara kandung MT yakni Adik kandungnya menceritakan tentang masalalu MT yang memang menyudutkan MT. Waw sosok sekaliber MT bahkan menyebut keluarga yang yang tidak mendukung hubungannya diibaratkan Oli Bekas, karena darah lebih kental dari air, jadi hubungan darah memang seharusnya lebih erat, namun jika tidak maka boleh diibaratkan hubungan “oli bekas” sangat memotivasi bukan? untuk sekelas MT berpikiran amat cetek seperti itu, buat saya amat memalukan, bukankan Rasulullah SAW memberi contoh ketika ada orang Yahudi buta memusuhi dan memakinya beliau malah menyuapinya makanan? seharusnya ketika ada hubungan darah yang kurang baik, setiap orang harus di motivasi bukan dengan “oli bekas” tapi dengan sirup, toh sama kentalnya, tapi lebih menyenangkan bukan? saling muhasabah diri dan berusaha memperbaiki kesalahan untuk menjalin hubungan persaudaraan yang lebih baik lagi.

Kesimpulannya adalah, untuk seorang inspirator yang selama ini bicara bijak dan manis, sikap MT sebenernya diluar batas, pertama dia takabur (belum tes DNA tapi sudah amat yakin itu bukan anaknya) kedua untuk ukuran MT yang selama ini bicara bijak, apakah pantas ketika sudah menyayangi seorang anak selama 7 tahun dan ketika tahu bukan anak kandungnya (yang mana belum tentu benar) rasa sayang lantas hilang? apalagi walaupun diperlakukan tidak layak toh mas Kis ini masih bisa mengatakan “I still love you Dad, no matter what” which is andaikata MT ini bukan ayah kandungnya mas Kis tetap mencintainya sebagai ayah yang membesarkannya sampai usia 7 tahun, ketiga apakah pantas sosok bijak itu menganggap adik dan saudaranya sebagai hubungan “oli bekas”? bukankah sosok inspiratif itu harusnya mengingatkan? orang lain saja diingatkan, apalagi saudaranya?

PES 2016 : AC Milan Kits 2015/16 and 2016/2017 (Edited)

Hi PES lovers, Today I want to share AC Milan Kits Official 2015/2016 and kits leaked 2016/2017. If you installed this patch so you meet 9 kits if you played with AC Milan team. here’s you can my screenshot.

kit 20152016

AC Milan Official Kits 2015/2016

kits leaked 1617

AC Milan Leaked Kits 2016/2017

kit 1617 back

AC Milan Leaked Kits 2016/2017

Download Here

http://adf.ly/1Ycxdg

wait 5 second and skip add

RaR Password : andamilano7

Credit

Ac Milan GDB by Nemanja

Ac Milan 16/17 kits by yastRin

Enjoy!!

PES 2016 : TattooPack 300 by Marcéu compatible with PTE Patch 4.0 edited by AndaMilano

player with tatto

This is tutorial how to insert tattoo player in PES 2016 compatible with PTE Patch 4.0 without crash touble or stop working.

Credit

PTE Patch Team

TattooPack by Marcéu

DpListGenerator By Baris

DOWNLOAD

klik this link wait 5 second and skip add

http://adf.ly/1Yb2IQ

password rar : AndaMilano7

 

For my love <3

Matanya yang besar dan bulat, menggambarkan keindahan.
Senyum manis nya, dan tawanya membuat hati berbunga.
Dia adalah anakku, anak tercintaku.
Ya.. Dia memang memiliki matamu manisku.
Itu yang selalu terbayang di pikiranku setiap melihatnya.
Matamu…
Aku lelah berpura pura tegar tanpamu.
Aku lelah berpura pura kuat tanpamu.
Aku lelah berpura pura..
Hati yang kuat kau miliki,
Hati yang tegar kau miliki,
Tapi aku?
Aku tak punya apa apa untuk tetap berdiri tegap di sampingmu manisku.
Aku hanya batang rapuh yang butuh topanganmu.
Aku merasakannya,
Topanganmu terlalu dahsyat untuk ku tinggalkan, untuk kulupakan.
Aku terlalu sombong untuk menganggap kau bukan apa apa.
Aku terlalu egois untuk menganggap kau bukanlah sebagian hidupku.
Segalanya telah kau berikan..
Tapi aku?
Hanya kesalahan, duka dan kesedihan yang aku berikan.
Kenyataannya, aku sangat membutuhkanmu manisku,
Saat ini dan seterusnya..
Maafkan aku manisku, selalu menjadi buram dalam bening, dan hitam dalam putih.
Aku yang terlalu hina untukmu,
Aku terlalu kotor di sampingmu
Kau pantas mendapat yang lebih baik😥

Aku mencintaimu bukan karena siapa kamu, tapi siapa aku saat ada disampingmu🙂

Satu tahun Barri Alcand Al-Hasyir

21 november 2011. Jam 19.35 lahir sosok kecil mungil itu, yup dia anak pertama gue yang nantinya gue kasih nama Barri Alcand Al-Hasyir. Bayi laki laki dengan berat 2.8 kg dan panjang 4.8 kg. Gue gak bisa tahan tangis, tapi juga gak bisa tahan senyum gue disaat bersamaan. Gue gak bisa ngegambarin ekspresi muka gue saat itu, yg pengin tau ekspresinya liat aja ntar video nya🙂

Jam 19.45 bayi itu sudah di bersihkan dan di balut pake bedong, gue masih takjub sama kekuasaan Allah SWT yang untuk pertama kalinya dalam hidup gue liat bayi lahir. Gue segera adzanin bayi itu. Dengan lucunya dia malah nyembur nyemburin ludahnya dan kena muka gue. Alcand… Alcand… Tingkahmu saat itu benar benar menyenangkan🙂

Sekarang tepat setahun dia lahir di muka bumi ini, tadi jam 19.35 gue, istri gue dan nyokap gue nyalain lilin di kue ultahnya. Tapi apa yang terjadi? Kue nya malah mau di remes remes🙂. Mau di foto malah ribet sendiri🙂

Semoga kamu menjadi anak yg berbakti kepada ayah dan ibumu
Menjadi anak yg soleh
Sehat, kuat dan selalu membawa hoki di keluarga🙂
Amin.. Amin.. YRA